Baitul Ma'mur's blog

Menapaki Hidup Sejahtera Dunia Akhirat.

Mengembangkan Kecerdasan Anak.

Posted by masjidbaitulmamur pada 18 Juli 2010

Bagaimana saya yakin bahwa anak kita akan menjadi cerdas dan pintar ? Apa yang dapat saya lakukan untuk membuat hal ini terjadi? Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan bayi kita sejak dia dilahirkan?

Orangtua seringkali khawatir dan cemas dalam hal kecerdasan anak-anak mereka untuk mengembangkan dengan cepat dan baik. Kabar baiknya adalah bahwa orang tua memiliki kesempatan yang besar untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak mereka sejak tahu-tahun pertama kelahiran mereka – dan melakukannya dengan senang. Tetapi akan sulit untuk mengetahui apa jenis rangsangan dan berapa banyak harus memberikan stimulasi
Sebagaian ahli mengatakan 50 persen sampai 80 persen kecerdasan anak adalah warisan. Itu berarti bahwa usaha Anda, ditambah bayi Anda sendiri tertarik pada apa yang terjadi, akan memiliki peranan besar dengan kecerdasan anak Anda. Motivasi memainkan peran penting dalam cara bayi belajar.

Dua tahun pertama kehidupan adalah hal yang penting bagi pertumbuhan otak bayi kita. Ketika bayi mulai mengenal pemandangan, suara, tekstur untuk merasa, bau, dan cita rasa,  lebih banyak koneksi yang dibuat di dalam otak.

Anak-anak membutuhkan dua macam hal ini,  yaitu keterlibatan aktif orang tua dan waktu untuk mereka bermain sendiri. Bimbinglah bayi Anda, tetapi jangan berlebihan; begitu bersemangat kita membimbing dengan membiarkan bayi kita hanya menonton! Anak yang didorong terlalu cepat sering memiliki masalah dengan jenis keterampilan berpikir tertentu. Berlebihan dalam memarahi atau hukuman berat lainnya juga dapat membahayakan intelektual anak, fisik, dan perkembangan sosialnya

Anak-anak belajar dengan bermain

Bermain adalah alami, menyenangkan – dan mungkin adalah cara yang paling penting bagi anak-anak belajar untuk beradaptasi dengan dunia. Untuk orang dewasa, belajar sesuatu yang baru berarti bekerja. Tetapi bagi anak, belajar biasanya adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan.

anak kita senang membantu mencuci mobil, menyapu lantai dll. Hal ini mungkin menyenangkan bagi anak dan menyebalkan bagi orang tua, tetapi ketahuilah bahwa anak kita sedang belajar tentang bagaimana segala sesuatu bekerja di dunia. Bermain dengan benda-benda nyata dan meniru orang dewasa adalah cara yang efektif untuk anak-anak untuk belajar.

Anak-anak membutuhkan banyak waktu untuk bermain dengan benda-benda nyata sebelum mereka memahami arti dari huruf dan angka. Jangan terlalu berambisi dalam mengajar anak seperti membimbing anak ke arah penemuan-penemuan tentang bagaimana segala sesuatu bekerja, mengapa dan bagaimana dll

Apa sebenarnya Kecerdasan itu?

Pikirkan bahwa kecerdaan itu sebagai semacam jalan. Setiap anak mewarisi potensi tertentu untuk mengembangkan kecerdasan. Rangsangan atau bimbingan yang diterima seorang anak dalam tahun –tahun pertama oleh orang tuanya disamping kecenderungan anak itu sendiri, sangat berperan dalam mengembangkan potensi dan menentukan dimana arah kecerdasan anak kita di sepanjang jalan kehidupan.

Pengalaman Inderawi

Pengalaman inderawi adalah titik dimana proses perkembangan kecerdasan anak diumulai.. Anak-anak menjelajahi dan memahami lingkungan melalui indera mereka. anak-anak banyak belajar dari pengalaman yang melibatkan lebih dari satu objek, sehingga memberikan banyak benda yang dapat merasakan, melihat, mencium bau, mendengar, merasakan, dan bermain dengannya.

Sentuhan lembut, menepuk, menggelitik, dan gerakan berirama adalah stimulus alami untuk bayi. Mengusap bayi dengan sikat yang lembut, bola kapas, atau potongan beludru, atau memijat lembut dengan lengan, badan, dan kaki adalah cara yang baik untuk menempatkan anak-anak bersentuhan dengan tubuh mereka sendiri. Anda juga dapat merangsang indra bayi Anda dengan memberikan hal-hal menarik untuk melihat atau mendengarkan.

Bayi memerlukan melihat objek yang bergerak perlahan-lahan, macam-macam pola, dan warna-warna yang cerah. Mereka perlu untuk mendengar orang dewasa berbicara dengan mereka dan bernyanyi untuk mereka dari saat mereka lahir! Mereka perlu mendengar suara dari hal-hal seperti suara jam, mainan kerincingan, kotak musik, dan mobil. Jauh sebelum mereka dapat berbicara, anak-anak kecil memahami apa yang sedang dikatakan kepada mereka. Keajaiban perkembangan bahasa adalah terkait dengan pengembangan kecerdasan.

Bagaimana dengan Daya Ingat?

Memori menjadi semakin kuat ketika bayi kita telah menginjak balita. Mampu mengingat apa yang terjadi di masa lalu memungkinkan anak-anak untuk mengumpulkan informasi, membandingkannya dengan informasi lama, dan membuat suatu koneksi baru. Para balita yang mengatakan “mam” untuk menyebutkan kata makan sampai ke rumah Nenek, hal menunjukkan dia memiliki memori jangka panjang. Ini adalah langkah besar ketika anak-anak menggunakan memori untuk menceritakan apa yang terjadi di masa lampau.

Orangtua sering menganggap kecerdasan awal pada anak adalah dengan pengetahuan mereka akan nama-nama tertentu. Konsep-kecerdasan anak itu adalah setelah anak-anak memiliki banyak pengalaman dan mereka dapat menghubungkan pengalaman-pengalaman itu menjadi sebuah nama. Pada awalnya, semua binatang berkaki empat dapat disebut sebagai “meong”. Seiring dengan perkembangan anak akhirnya meong itu berubah jadi kucing, anjing, sapi, dan kuda.

Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak saya?

  • Menciptakan suasana belajar dan pastikan anak Anda tertarik. Biarkan anak memimpin kegiatan; berhenti ketika anak bosan, lelah, atau frustrasi.
  • Ulangi aktivitas yang anak Anda ingin melakukannya lagi. Mereka mungkin membosankan bagi Anda, tetapi menyenangkan bagi anak.
  • Mendorong anak Anda. Yakinkan anak Anda bahwa membuat kesalahan adalah bagian normal dari proses belajar.
  • Mendorong aktif bermain. Berlari, melompat, dan bermain aktif adalah lebih baik daripada duduk di depan televisi atau menonton orang dewasa bermain.
  • Menyediakan berbagai macam mainan dan buku-buku di rak yang rendah yang anak Anda dapat menjangkaunya. Memperkenalkan mainan baru satu pada waktu. Terlalu banyak mainan dapat menjadi overstimulasi bagi anak.
  • Membantu anak Anda menggunakan indra-mendengar, melihat, menyentuh, mencicipi, dan mencium-untuk mengeksplorasi objek. Fokus pada satu hal pada suatu waktu.
  • Banyaklah bicara pada saat anak anda sibuk berekspolarsi pada mainannya. Bicara tentang apa yang terjadi dan apa yang Anda lakukan. Pakailah dengan bahasa orang dewasa, karena bayi mempunyai daya pemprosesan yang luar biasa.
  • Sediakan mainan yang memungkinkan bayi dapat melihat sebab dan akibat. Seperti memukul piring sehingga kucing muncul dll.

Sumber: Keluarga Fentik

Sorry, the comment form is closed at this time.

 
%d blogger menyukai ini: