Baitul Ma'mur's blog

Menapaki Hidup Sejahtera Dunia Akhirat.

Archive for Mei 25th, 2010

Melafadzkan niat

Posted by masjidbaitulmamur pada 25 Mei 2010


Hukum Melafadzkan Niat (Usholli, Nawaitu …)
Sahabat -Al Faruq- Umar bin Khaththab radhiyallahu ’anhu berkata,”Saya mendengar Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,’Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ia telah berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya’.” (HR. Bukhari & Muslim). Inilah hadits yang menunjukkan bahwa amal seseorang akan dibalas atau diterima tergantung dari niatnya.

Setiap Orang Pasti Berniat Tatkala Melakukan Amal

Niat adalah amalan hati dan hanya Allah Ta’ala yang mengetahuinya. Niat itu tempatnya di dalam hati dan bukanlah di lisan, hal ini berdasarkan ijma’ (kesepakatan) para ulama sebagaimana yang dinukil oleh Ahmad bin Abdul Harim Abul Abbas Al Haroni dalam Majmu’ Fatawanya.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Fiqih | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Melafadzkan niat

Antara Rasa Harap dan Takut

Posted by masjidbaitulmamur pada 25 Mei 2010

harap dan takut

Antara rasa harap (roghbah) dan takut (rohbah) ….

Saudaraku -yang semoga selalu ditunjuki kepada ketaatan-. Allah telah mengisahkan tentang Zakaria dalam firman-Nya,

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ (89) فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ (90)

Dan (ingatlah kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: “Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan Aku hidup seorang diri (tanpa keturunan, pen) dan Engkaulah waris yang paling baik. Maka kami memperkenankan doanya, dan kami anugerahkan kepadanya Yahya dan kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap (rogbah) dan cemas (rohbah) dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada kami. (QS. Al Anbiyaa’: 89-90).
Baca entri selengkapnya »

Posted in Aqidah | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Antara Rasa Harap dan Takut

Hidayah

Posted by masjidbaitulmamur pada 25 Mei 2010

Hidayah, merupakan hak mutlak milik Allah semata. Siapapun ia, baik itu dari golongan manusia, malaikat, dan jin, tidak akan pernah mampu memberikannya kepada siapa yang Ia kehendaki, tak terkecuali terhadap familinya sendiri. Begitulah yang terjadi pada diri Nabi Nuh. Meskipun beliau sebagai Nabi –bahkan termasuk ulul ‘azmi– tetapi tetap beliau tidak mampu menghembuskan hidayah ke sanubari anaknya. Maka, matilah anaknya dalam kekafiran.

Kisah yang hampir sama, juga dialami oleh baginda Rosulullah Solallahu ‘alai wasallam. Betapa besar harapan beliau, agar pamannya, Abu Tholib, dengan lapang dada mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illallah (sebagai syarat keislaman seseorang), selagi nyawa masih dikandung badan. Takdir berkata lain, hingga ajal mejemput, kalimat yang akan menyelamatkannya dari siksa api nereka, juga tidak terucap.

Begitu pula sebaliknya, ketika Allah telah memutuskan untuk memberi petunjuk terhadap manusia yang Ia kehendaki, maka, satu makhlukpun tidak akan mampu menghalanginya. Hamba tersebut akan mengecap manisnya keimanan, meskipun, kalau ditinjau dari segi umur, hamba tersebut masih tergolong amat belia. Dalam hal ini, Ali bisa dijadikan contoh.
Dikutip dari:Hidayatulloh. com

Posted in Iman | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Hidayah

Kasih Sayang Rosululloh

Posted by masjidbaitulmamur pada 25 Mei 2010

Satu hal yang patut disyukuri oleh setiap umat muslim adalah bahwa mereka memiliki seorang imam yang sangat mulia dan senantiasa mencintai mereka tanpa ada batasnya. Rasulullah saw adalah pemimpin umat yang senantiasa memperjuangkan kepentingan umat.

Kasih sayang Rasulullah saw kepada umat Islam tiada taranya. Banyak fenomena yang dapat dijadikan bukti betapa Rasullah saw teramat menyayangi umatnya. Tentunya kita semua masih ingat bagaimana keadaan bangsa Arab sebelum kedatangan Rasulullah saw yang membawa dan menyebarkan ajaran Islam. Mereka adalah umat yang bejat akhlaknya, rusak moralnya. Bangsa Arab pada masa jahiliyah terbiasa mengubur bayi-bayi perempuan mereka hidup-hidup tanpa belas kasihan karena dianggap sebagai aib. Perjudian, mabuk-mabukan, buka-bukaan aurat, dan segala bentuk kemaksiatan menjadi santapan sehari-hari bangsa Arab pada masa jahiliyah.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Renungan | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Kasih Sayang Rosululloh

Dapatkah Ruqyah Memberantas Kemusyrikan?

Posted by masjidbaitulmamur pada 25 Mei 2010

Masalah:
Di beberapa daerah telah terbukti ruqyah sangat bermanfaat untuk menyelamatkan masyarakat dari kemusyrikan. Bahkan dengan ruqyah mereka menjadi sadar hingga mau meninggalkan kebiasaan mereka yang berkaitan dengan perdukunan. Orang-orang yang memelihara benda-benda tertentu atas petunjuk dukun telah banyak yang sadar dan bertaubat setelah diruqyah. Hal itu membuktikan bahwa ruqyah sangat berguna bagi penyelamatan aqidah. Pertanyaannya adalah: jika praktik meruqyah yang sekarang sudah tersebar ini di pertanyakan kebenarannya, apa yang mesti dilakukan untuk mengatasi gejala kemusyrikan yang terjadi akibat paranormal atau dukun itu?

Pembahasan:

Memberantas kemusyrikan adalah tugas utama para rasul dan para pewarisnya pada setiap zaman. Tidak diragukan lagi bahwa gejala kemusyrikan yang bermunculan pada masyarakat muslim merupakan lapangan jihad para pewaris nabi. Maka, sangat penting bagi setiap da’i untuk mencurahkan segala upaya demi menyelamatkan umat dari bahaya kemusyrikan.
Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Dapatkah Ruqyah Memberantas Kemusyrikan?