Baitul Ma'mur's blog

Menapaki Hidup Sejahtera Dunia Akhirat.

Archive for Mei 12th, 2010

Mandi Junub

Posted by masjidbaitulmamur pada 12 Mei 2010

Tata Cara Mandi Junub

Anda tentu setiap hari mandi, bukan? Jika Anda tidak mandi tentu badan menjadi bau dan tidak enak. Tapi tahukah Anda bahwa mandi itu ada yang wajib. Namanya mandi wajib. Apa itu mandi wajib? Mandi wajib atau janabah, atau junub adalah mandi yang dilakukan ketika kita mengalami mimpi basah atau habis bersenggama. Nah, pada saat seperti inilah kita diwajibkan untuk mandi wajib/janabah. Lalu, bagaimanakah tata caranya? Lihat pembahasan selengkapnya berikut ini:

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Fiqih | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Mandi Junub

Kisah Muslimah Pejuang Quran

Posted by masjidbaitulmamur pada 12 Mei 2010

Kesibukan dan rutinitas kerja yang tiada habisnya, sering menjadikan hati meranggas, kosong dan gersang dari nilai-nilai yang menyejukkan iman. Ini jugalah yang dirasakan beberapa muslimah yang bekerja di gedung perkantoran kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka merasakan suatu kebutuhan yang dapat memuaskan rasa dahaga jiwanya, di tengah kecukupan akan pemuas dahaga dunianya. Mereka mendamba keluasan hati laksana samudera, kesejukan jiwa laksana dedaunan penuh embun di pagi hari, dan ketentraman batin laksana bunyi deru ombak menerjang pantai.

Ketika mereka membaca dan mendengar tentang keutamaan membaca Al-quran dari ceramah-ceramah yang didengarnya, hati mereka pun makin jatuh hati dan ingin segera menjadikan Al-quran sebagai pengisi sisi ruang batinnya yang gersang itu. Sudah masyhur di tengah perbincangan mereka bahwa bagi yang membaca Al-quran, maka satu huruf yang dibacanya berbalas dengan sepuluh kebaikan.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Iman | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Kisah Muslimah Pejuang Quran

Jiwa

Posted by masjidbaitulmamur pada 12 Mei 2010

Jiwa

Seorang pejuang yang paling diburu tentara elit istana akhirnya tertangkap hidup. Ia tertangkap setelah beberapa panah menembus kaki kiri dan kanannya. Namun begitu, tangan kakinya tetap dirantai dengan gembok baja.

Sepanjang perjalanan dalam gerobak kayu yang membawanya menuju istana, sang pejuang tidak menampakkan sedikit pun takut dan penyesalan. Kerumunan rakyat yang secara kebetulan berpapasan dengan iring-iringan tentara dan tawanan sang pejuang menatapinya dengan berbagai rasa. Terbersit di telinga sang pejuang suara rakyat yang berbisik ke sesama mereka, “Kasihan, ya!”

Mendapati tawanan sang pejuang sudah tiba di istana, raja begitu gembira. Ia berjanji akan memberi hadiah kepada pasukan elitnya. Saat itu juga, berita gembira itu pun disampaikan sang raja ke seluruh menterinya. “Besok, ia akan dihukum pancung karena berani menentangku!” teriak sang raja bersemangat.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Renungan | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Jiwa