Baitul Ma'mur's blog

Menapaki Hidup Sejahtera Dunia Akhirat.

Archive for Maret 17th, 2010

Jauhin Takayul dan Mistik

Posted by masjidbaitulmamur pada 17 Maret 2010

Dunia takhayyul dan mistik sepertinya masih enggan enyah juga dari kehidupan masyarakat kita yang konon mayoritas muslim. Bahkan akhir-akhir ini, sebagian media massa ada yang sangat getol menyiarkan acara-acara yang berbau kemusyrikan. Padahal, Rasulullah Saw. 15 abad yang lalu telah mengingatkan kita akan bahaya kemusyrikan, yang boleh jadi tidak disadari keberadaannya oleh seorang muslim, seperti tidak sadarnya seseorang akan keberadaan seekor semut hitam di atas batu hitam dalam ruangan gelap gulita di malam hari. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Renungan | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Jauhin Takayul dan Mistik

Jihad dan Teror

Posted by masjidbaitulmamur pada 17 Maret 2010

Antara Jihad dan Teror

Banyak orang yang kurang mengerti tentang makna jihad yang sebenarnya. Bahkan, tidak sedikit pula orang yang salah paham dengan menyamakan begitu saja antara jihad dan teror. Pandangan semacam ini tentu bukan hanya sesat, melainkan juga menyesatkan.
Jihad dari akar kata al-juhd, menurut pakar bahasa, al-Ishfahani, berarti sesuatu yang sulit atau daya upaya secara maksimal. Ulama yang lain memahami jihad sebagai badzl-u al-juhd li nayl- al-mathlub (mengerahkan segala usaha untuk mencapai cita-cita).
Jihad, yang dapat dipahami sebagai konsep perjuangan, merupakan jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai cita-cita (kemuliaan). Sebagai konsep dan jalan perjuangan, jihad tentu harus diaktualisasikan melalui kerja keras dan kerja cerdas, tanpa kenal lelah, dengan mengoptimalkan penggunaan segenap potensi dan kekuatan yang dimiliki, tak hanya kekuatan fisik, tapi juga kekuatan moral, intelektual, dan spiritual. Baca entri selengkapnya »

Posted in Hikmah | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Jihad dan Teror

Buang Air Sembarangan

Posted by masjidbaitulmamur pada 17 Maret 2010

Haram Buang Air Sembarangan

Akhlak Islam melarang buang air di tempat terbuka, menghadap ke arah kiblat, atau membelakanginya

Suatu hari, Ahmad (30), naik  angkutan umum.  Setengah jam perjalanan, tepat di tepi jalan, sopir memberhentikan kendaraan. Seolah tanpa bersalah, sang sopir (maaf) mengeluarkan alat vitalnya lalu kencing di sebelah angkot, meski banyak penumpang dan orang-orang sedang lalu lalang di jalanan.
Betapa kagetnya Ahmad. Meski ia seorang warga dusun, pemandangan seperti ini baru kali ini ia lihat. Di tempatnya, di kampung terpencil, kencing sembarangan –apalagi di jalanan—adalah aib. Tapi kekagetan itu hanya berumur pendek. Sebab ketika angkot berhenti di pemberhentian terakhir,   ia justru melihat pemandangan tak kalah mengagetkan. Para tukang ojek, kenek, sopir, bisa dengan tenang kencing di bawah ban, di samping mobil mereka. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ahlak | Dengan kaitkata: | Komentar Dinonaktifkan pada Buang Air Sembarangan